Senin, 10 September 2012

Makalah Ekonomi Mikro


EKONOMI, PERMINTAAN, PENAWARAN DAN KESEIMBANGAN PASAR

A.     EKONOMI
Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Permasalahan itu kemudian menyebabkan timbulnya kelangkaan.
                Kata “ekonomi” sendiri berasal dari kata Yunani (oikos) yang berarti “keluarga, rumah tangga” dan (nomos), atau “peraturan, aturan, hukum,” dan secara garis besar diartikan sebagai “aturan rumah tangga” atau “manajemen rumah tangga.” Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja.
Ilmu Ekonomi sangat penting bagi manusia untuk mengelola sumberdaya yang sifatnya terbatas agar dapat digunakan secara efisien.
Dikelompokkan dalam; Ilmu Ekonomi Mikro dan Ilmu Ekonomi Makro
1.      Ekonomi Mikro (teori harga): menitikberatkan pada perilaku ekonomi individu rumah tangga, perusahaan dan pasar, dalam mengelola sumberdaya ekonomi secara efisien. Teori mikroekonomi dapat didefinisikan sebagai: satu bidang dalam ilmu ekonomi yang menganalisis mengenai bagian-bagian kecil dari keseluruhan kegiatan perekonomian.Isu pokok yang dianalisis dalam teori mikroekonomi adalah: bagaimanakah caranya menggunakan faktor-faktor produksi yang tersedia secara efisien agar kemakmuran masyarakat dapat dimaksimumkan?
2.      Ekonomi Makro: menitikberatkan pembahasan tentang perekonomian secara keseluruhan (agregatif), pengangguran, inflasi, pertumbuhan ekonomi dan perdagangan internasional

Ø      Alat-alat Analisis dalam Ilmu Ekonomi
Ilmu ekonomi memerlukan beberapa alat analisis untuk menerangkan teori-teorinya dan untuk menguji kebenaran teori-teori tersebut. Grafik dan kurva adalah alat analisis yang utama dalam teori ekonomi. Dalam teori yang lebih mendalam, matematika dan persamaan matematika memegang peranan yang sangat penting. Di samping itu statistik adalah alat analisis untuk mengumpulkan fakta dan menguji kebenaran teori ekonomi.
Ø      . Kegiatan Ekonomi; 3 macam kegiatan pokok ekonomi/ aktivitas ekonomi:
a.       Konsumsi
b.      Produksi
c.       Pertukaran
Ø      Sumberdaya Ekonomi; Sumberdaya adalah input (faktor-faktor) yang digunakan dalam proses produksi untuk menghasilkan barang atau jasa yang diinginkan, terdiri:
a.       Sumberdaya Alam, contoh: tanah, cadangan mineral
b.      Sumberdaya Manusia, contoh: tenaga kerja dan entrepreneurship
c.        Sumberdaya Modal, contoh: peralatan phisik, mesin, bangunan, komputer

B.     PERMINTAAN
Permintaan adalah sejumlah barang yang akan dibeli atau yang diminta pada tingkat harga tertentu dalam waktu tertentu. Secara umum, permintaan adalah kombinasi berbagai jenis barang yang hendak dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga. Adapun teori yang dimaksud dengan teori permintaan adalah teori yang menerangkan tentang ciri hubungan diantara jumlah permintaan dan harga.
Hukum Permintaan (law of demand), menyatakan bahwa jika harga naik maka jumlah permintaan turun, ceteris paribus. Atau sebaliknya.
Hubungan yang memperlihatkan bagaimana perubahan kuantitas barang yang diminta ketika harganya berubah akan membentuk kurva permintaan. Karena harga yang lebih rendah akan memperlihatkan kuantitas barang yang akan diminta, maka kurva permintaan mempunyai lereng yang negatif seperti dijelaskan pada gambar berikut:








Px
 


Text Box: Po
D
 
Q
 
Qx
 
0
 
                                     


Kurva Permintaan Barang
Adanya hubungan yang negatif  antara jumlah barang yang diminta dengan tingkat harga yang diatur dalam hukum permintaan. Hukum permintaan adalah suatu hipotesis yang menyatakan bahwa makin rendah suatu harga, maka semakin banyak permintaan akan barang tersebut.
Dengan demikian permintaan dapat diartikan sebagai banyaknya barang yang akan dibeli oleh pembeli pada suatu periode waktu tertentu pada berbagai kemungkinan harga.


Hukum Permintaan
Hukum permintaan pada hakekatnya merupakan suatu hipotesa yang menyatakan :
"Semakin rendah harga suatu barang, maka semakin banyak permintaan atas barang tersebut ; dan sebaliknya jika semakin tinggi harga suatu barang tersebut, maka semakin permintaan akan barang tersebut makin sedikit".
Pemintaan seseorang atau sesuatu masyarakat ke atas suatu barang ditentukan oleh banyak faktor. Diantara faktor-faktor tersebut yang terpenting adalah sebagai berikut:
1.           Harga barang itu sendiri
Jika harga suatu barang semakin murah maka permintaan terhadap barang itu bertambah, begitu juga sebaliknya. Hal ini membawa kita ke hukum permintaan yang menyatakan bila harga suatu barang naik, ceteris paribus, maka jumlah barang itu yang diminta akan berkurang dan sebaliknya.
2.           Tingkat pendapatan perkapita
Tingkat pendapatan perkapita dapat mencerminkan daya beli. Makin tinggi tingkat pendapatan daya beli akan makin kuat sehingga permintaan terhadap suatu barang meningkat. Dan sebaliknya ketika tingkat pendapatan menurun maka jumlah permintaan akan mengalami penurunan pula.
3.           Jumlah penduduk
Perkembangan jumlah pendudukan biasanya diikuti dengan perkembangan akan permintaan suatu komoditas karena dalam kondisi tersebut akan lebih banyak orang yang membutuhkan komoditas tersebut.
4.           Citarasa masyarakat
Citarasa masyarakat mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Ketika keinginan seseorang terhadap suatu barang meningkat maka kecenderungan permintaan akan barang tersebut akan mengalami peningkatan pula. Begitu pula sebaliknya ketika intensitas citarasa seseorang mengalami penurunan maka jumlah permintaan akan suatu komoditas akan menurun pula.
5.           Harga komoditi lain yang berkaitan
Pada dasarnya barang dibedakan menjadi dua yaitu barang pengganti (substitution) dan barang pelengkap (complementer). Dua barang dikatakan saling mengganti apabila naiknya harga salah satu barang akan mengakibatkan naiknya permintaan akan barang lainnya. Sementara hubungan barang yang melengkapi adalah ketika naik harga salah satu barang akan mengakibatkan penurunan permintaan terhadap barang lainnya.
6.           Perkiraan harga di masa datang
Bila kita memperkirakan bahwa harga suatu barang akan naik adalah lebih baik membeli barang itu sekarang sehingga mendorong orang untuk membeli lebih banyak saat ini guna menghemat belanja di masa datang.
7.           Distribusi pendapatan
Tingkat pendapatan perkapita bisa memberikan kesimpulan yang salah bila distribusi pendapatan buruk. Artinya sebagian kecil kelompok masyarakat manguasai begitu besar “kue” perekonomian. Jika distribusi pendapatan buruk, berarti daya beli secara umum melemah sehingga permintaan terhadap suatu barang menurun.

C.     PENAWARAN
Penawaran adalah banyaknya barang yang ditawarkan oleh penjual pada suatu pasar tertentu, pada periode tertentu, dan pada tingkat harga tertentu.
Hukum Penawaran
Hukum penawaran pada dasarnya mengatakan bahwa : “Semakin tinggi harga suatu barang, semakin banyak jumlah barang tersebut akan ditawarkan oleh para penjual. Sebaliknya, makin rendah harga suatu barang, semakin sedikit jumlah barang tersebut yang ditawarkan.”
Dalam rangka menjawab kebutuhan konsumen, pihak produsen menyediakan berbagai barang dan jasa. Barang dan jasa hasil produksi ini kemudian dijual kepada konsumen di pasar menurut tingkat harga tertentu. permintaan bersangkut paut dengan pembelian dan pemakaian sedangkan penawaran bersangkut paut dengan peneyediaan dan penjualan. Jadi penawaran adalah jumlah barang dan jasa yang tersedia untuk dijual pada berbagai tingkat harga dan situasi.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Penawaran (Suply)
1.      Biaya produksi dan teknologi yang digunakan
Biaya pembuatan/produksi suatu produk sangat tinggi maka produsen akan membuat produk lebih sedikit dengan harga jual yang mahal karena takut tidak mampu bersaing dengan produk sejenis dan produk tidak laku terjual. Dengan adanya teknologi canggih bisa menyebabkan pemangkasan biaya produksi sehingga memicu penurunan harga.
2.      Tujuan Perusahaan
Perusahaan yang bertujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya (profit oriented) akan menjual produknya dengan marjin keuntungan yang besar sehingga harga jual jadi tinggi. Jika perusahaan ingin produknya laris dan menguasai pasar maka perusahaan menetapkan harga yang rendah dengan tingkat keuntungan yang rendah sehingga harga jual akan rendah untuk menarik minat konsumen.
3.      Pajak
Pajak yang naik akan menyebabkan harga jual jadi lebih tinggi sehingga perusahan menawarkan lebih sedikit produk akibat permintaan konsumen yang turun.
4.      Ketersediaan dan harga barang pengganti/pelengkap
Jika ada produk pesaing sejenis di pasar dengan harga yang murah maka konsumen akan ada yang beralih ke produk yang lebih murah sehingga terjadi penurunan permintaan, akhirnya penawaran pun dikurangi.
5.      Prediksi / perkiraan harga di masa depan
Ketika harga jual akan naik di masa mendatang perusahaan akan mempersiapkan diri dengan memperbanyak output produksi dengan harapan bisa menawarkan/menjual lebih banyak ketika harga naik akibat berbagai factor

D.     KESEIMBANGAN PASAR
1.      Pengertian
Harga keseimbangan atau harga pasar (Equilibrium Price) adalah tinggi rendahnya tingkat harga yang terjadi atas kesepakatan antara produsen / penawaran dengan konsumen atau permintaan. Pada harga keseimbangan produsen/penawaran bersedia melepas barang/jasa, sedangkan permintaan/konsumen bersedia membayar harganya. Dalam kurva harga keseimbangan terjadi titik temu antara kurva permintaan dan kurva penawaran, yang disebut Equilibrium Price.
2.      Proses Terbentuknya Harga Pasar
Terbentuknya harga pasar dipengaruhi oleh faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran. Masing-masing faktor dapat menyebabkan bergesernya jumlah permintaan dan jumlah penawaran. Dengan bergesernya permintaan dan penawaran akan mengakibatkan bergesernya tingkat harga keseimbangan.




MENDEFINISIKAN EKONOMI, PERMINTAAN, PENAWARAN DAN KESEIMBANGAN PASAR

 Resume ini disusun guna memenuhi tugas
Pengantar Ilmu Ekonomi Mikro

Dosen pengampu: Drs. Sutopo, MM


 







Oleh :
1.  SUGENG AGUNG .R                       ( 2010020012 )
2.  M. IMRON                                        ( 2010020023 )           
3.  M. ZANURY                                   ( 2010020084 )
4.  MARYANTO                                     ( 2010020085 )
5.  RICHI KURNIAWAN                      ( 2010020087 )
6.  ALIM SATRIA N. C .                       ( 2010020089 )


UNIVERSITAS ISLAM BATIK
SURAKARTA
2011
Kesimpulan




A.     Ekonomi
Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas.
B.     Permintaan
Permintaan adalah sejumlah barang yang akan dibeli atau yang diminta pada tingkat harga tertentu dalam waktu tertentu
C.     Penawaran
Penawaran adalah banyaknya barang yang ditawarkan oleh penjual pada suatu pasar tertentu, pada periode tertentu, dan pada tingkat harga tertentu.
D.     Keseimbangan Pasar
Harga keseimbangan atau harga pasar (Equilibrium Price) adalah tinggi rendahnya tingkat harga yang terjadi atas kesepakatan antara produsen / penawaran dengan konsumen atau permintaan.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar